Cuplikan Chapter ini
Pagi itu bahkan sebelum aku benar-benar membuka mata suara Fariz sudah lebih dulu hadir memotong sisa kantuk yang masih menggantung di tubuhkuHari ini kita harus urus IMSS ya katanya pelan sambil merapikan sesuatu di meja Terdengar bunyi kertas bergesekan dan resleting tas yang ditarik singkat Aku mengangguk masih setengah sadar Kelopak mataku terasa berat dan selimut yang menutupiku menyimpan sisa hangat yang enggan kutinggalkanIMSS Instituto Mexicano del Seguro Social Asu