Cuplikan Chapter ini
Hari-hari setelah itu berjalan lebih sunyi dari yang kuharapkan Bukan sunyi yang kosong seperti sebelumnya tapi sunyi yang mulai terasa nyata Seolah-olah kota ini tidak lagi menahanku di ambang pintu tapi sudah benar-benar membiarkanku berdiri di dalamnya sendiriFariz berangkat saat aku bahkan belum menghabiskan sarapan dan pulang saat langit sudah gelap Kadang kami masih sempat makan bersama kadang hanya bertukar cerita singkat sebelum ia tertidur karena kelelahanAku mulai menge