Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
MERPATI YANG TERBANG TERLALU JAUH
Suka
Favorit
Bagikan
#5
Chapter V: Benar-benar Sulit
1. "Eh, si Neng. Padahal masuk aja jadi kehabisan,"
2. "Ah, nggak apa-apa, Bu,"
3. "Bu, barangkali butuh karyawan saya mau kerja di sini."
4. "Neng, sebenarnya capek kerja di ibu. Ibu juga nggak bisa memberikan gaji yang besar.
5. "Nggak apa-apa, Bu. Yang penting saya bisa bayar kontrakan,"
6. Kalo gaji memang nggak seberapa. Cuma kalo makan ambil aja sepuasnya."
7. "Jadi, saya bisa kerja di sini?"
8. "Si Neng, rajin sekali. Kata ibu jam delapan, 'kan?"
9. "Nggak apa-apa, Bu. Bisa bantu beres-beres dulu,"
10. "Waduh, Bu Ayu punya prajurit sekarang!"
11. "Bukan prajurit kita nggak lagi perang. Ini disebutnya penglaris!"
12. Penglaris. Mentang-mentang cantik. Awas istrimu bawa kapak nanti digorok kamu!"
13. "Ish maaf saya belum beristri. Itu mah kamu nanti tidur di pos satpam!"
14. "Duh, ini bapak-bapak rame bener seperti kucing tiap kali lihat ikan!"
15. "Gimana, Yi. Kayak lihat setan aja sampe panik gitu,"
16. "Ngapain itu perempuan di sini?"
17. "Kemarin minta kerja. Kasihan, Yi. Orang jauh,"
18. "Perempuan itu baru aja dikenal. Nggak tahu gimana sifatnya, sehari-harinya, berasal dari mana aja nggak jelas. Jangan terlalu baik jadi orang, Yu!"
‹ SEBELUMNYA
Chapter IV: Arah Yang Benar
BERIKUTNYA ›
Chapter VI: Sulit Menemukan Solusi
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)