Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Raga Tanpa Jiwa
Suka
Favorit
Bagikan
1. Scene 1

1. EXT. DESA JAYATRA — PAGI

VIEW

Desa Jayatra terlihat begitu indah.

Dengan pepohonan yang sangat rindang.

CUT TO

2. INT. DALAM RUMAH DONI - RUANG TENGAH - DEPAN TV - PAGI

Doni bersiap pergi.

Pakaiannya terlihat rapi.


DONI

Rey, kakak pergi dulu ya. Ada perlu sebentar.


REYHAN

Iya kak. Mm... Kak, nanti Rey boleh main ke rumah Roni nggak? Hari ini kan libur sekolah. Kakak juga mau pergi.


DONI

Iya boleh. Bilang sama pak Kardi(pembantu) dulu kalau mau pergi.


REYHAN

Oke.


Doni memberi uang ke Rey.


DONI

Buat jajan.


Reyhan sangat senang.


REYHAN

Makasih kak(tersenyum).


DONI

Yaudah, kakak pergi dulu ya.


Doni berjalan keluar.

Reyhan masuk kedalam kamar.

CUT TO

3. EXT. HALAMAN RUMAH DONI

Pak Kardi sedang menyiram bunga.

Dia melihat Doni.


PAK KARDI

Waduh waduh, mau kemana ini masnya pagi-pagi?(Ramah)


DONI

Pak Kardi. Saya titip Rey ya pak.


PAK KARDI

Siap mas Doni. Tenang saja. Tapi ngomong-ngomong kalau boleh tau mau kemana ini mas nya?


DONI

Mau ke SMA Jayatra sebentar. Temen-temen ngajak reunian disana, udah lama nggak ketemu soalnya. Katanya sih kangen. Yaudah, saya pergi dulu ya pak.


PAK KARDI

Hati-hati mas Doni.


Doni menaiki motornya lalu pergi.

Pak Kardi lanjut menyiram bunga.

CUT TO

4. EXT. SMA JAYATRA - TEMPAT PARKIR DEPAN

Risma dan Tina sudah sampai di SMA Jayatra terlebih dahulu.

Mereka berdiri tepat di gerbang SMA Jayatra.

Sembari menatap SMA Jayatra dengan penuh kenangan.


TINA

Akhirnya, kita kesini lagi(Teringat masa lalu).


RISMA

Iya. Udah lama sejak kita lulus, nggak pernah kesini lagi sekalipun.


Tak lama Bobby dan Gerry datang berboncengan mengendarai motor.

Mereka memarkir motornya lalu menghampiri Tina dan Risma.


BOBBY

Risma, Tina.


TINA

Bobby, Gerryy! Heeii... Kangeenn...(Memeluk Gerry)


Mereka sangat senang bisa kembali bertemu.


GERRY

Udah sampai aja kalian, gue kira masih belum pada dateng tadi.


RISMA

Dari dulu juga gue sama Tina yang dateng duluan kalo lagi kumpul-kumpul gini.


GERRY

Iya juga sih. Eh, gimana nih kabarnya? Lama lo kita nggak ketemu ini.


RISMA

Baik. Kalian berdua lagi sibuk apa sekarang?


BOBBY

Gue lagi cari kerja ini, habis di pecat gue dari kerjaan sebelumnya.


TINA

Kenapa? Kok dipecat?


BOBBY

Yaa, karena gue sering telat. Makanya dipecat.


TINA

Kebiasaan sih lu, suka telat dari dulu. Jadi kebawa Samapi sekarang kan.


GERRY

Kagak jelas emang si Bobby.


BOBBY

Yaudahlah, berarti belum rejeki gue.


RISMA

Lo Ger? Jadi kuliah?


GERRY

Nggak jadi. Gue sekarang bantu usaha abang gue, jagain toko kelontongnya.


RISMA

Ooh(merasa tidak enak bertanya).


BOBBY

Ini Leo sama Doni mana?


TINA

Lagi dijalan kali.


RISMA

Tungguin aja. bentar lagi juga nyampek.


Tak lama Leo datang dengan mengendarai mobil barunya berwarna hitam pekat.

Tampak mobilnya cukup besar dan terlihat mewah.

Bobby dan Gerry terkesima dengan mobil Leo.


BOBBY

Waah... gila!(Takjub) Keren bener tuh mobil.


CUT TO(mobil)

Leo keluar dari mobil.

CUT BACK TO


TINA

Leo!?(Terkejut)


BOBBY

Gue nggak mimpi kan ini??(Tidak menyangka)


Risma hanya tersenyum kecil.

Dia ikut senang melihat keadaan Leo yang sudah sukses.

Leo kemudian menghampiri Tina dan lainnya.


LEO

Hei hei. Waah... Gimana kabarnya ini?? Pasti baik doong, ya kan? Gila, udah lama nggak ketemu ini kita. Kangen banget gue sama kalian(begitu ceria).


Leo bersalaman dengan Bobby, Gerry, Risma dan Tina.


BOBBY

Masih inget gue kan lu?


LEO

Ya masih lah, Bobby. Lu kan temen gue yang paling keren. Yakali gue lupa.


BOBBY

Bagus. Masih inget berarti.


GERRY

Leo, itu mobil lo?


LEO

Iya. Gimana? Keren gak? Baru beli gue.


GERRY

Keren keren. Hebat lu bisa beli mobil kayak gitu.


LEO

Nggak lah. Semua juga bisa beli.


TINA

Leo, boleh lihat kedalem nggak nanti?


LEO

Boleh boleh. Silahkan.


Doni datang.

Dia memarkir motornya di sebelah motor Bobby.

Lalu dia menghampiri Risma dan lainnya.

CUT TO


DONI

Gue yang terakhir dateng kayaknya ini.


GERRY

My broo... Donii(Senang).


Risma terlihat mulai sedikit canggung saat Doni datang.


GERRY

Apa kabar bro??


DONI

Baik baik.


BOBBY

Tambah ganteng aja lu, kayak gue.


TINA

Dih, hoax banget.


Mereka akhirnya berkumpul kembali setelah sekian lama.

Mereka kemudian bersiap masuk ke dalam SMA Jayatra.


BOBBY

Yaudah ayo masuk. Pingin lihat kedalem gue.


RISMA

Gue udah telfon Bu Hanifah. Bilang kalau kita mau kesini. Jadi kita langsung ke ruang guru atas aja.


Mereka kemudian masuk.

CUT TO(Gerbang Sekolah)

Saat melewati gerbang sekolah, mereka menyapa satpam yang sedang duduk di depan pos penjagaan.


GERRY

Pagi pak(menyapa).


Satpam itu kemudian berdiri lalu menghampiri Risma dan lainnya.


SATPAM

Pagi. Maaf, ada keperluan apa ini?


RISMA

Kita alumni SMA Jayatra pak. Mau ketemu sama Bu Hanifa. Kemarin sudah telfon Bu Hanifa kalo mau dateng kesini.


SATPAM

Ooh. Yasudah, silahkan.


Mereka menuju kantor guru.


GERRY

Mari pak.


BOBBY(berbisik)

Gue kira pak Jajang tadi, ternyata udah ganti satpamnya.


LEO

Ya lu pikir aja lah Bob. Udah berapa tahun kita lulus ini.


TINA

Aneh emang si Bobby.


BOBBY

Yaa, siapa tau aja kan masih betah pak Jajang jadi satpam disini.
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)