Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
22. INT. RUANG KEPALA SEKOLAH – SIANG
Tak ada orang satupun diruangan.
BU JESIKA
Bu Jesika dan Rita pergi ke kelas.
CUT TO
23. INT. DALAM KELAS
Bu Jesika dan Rita sampai di kelas.
Bu Jesika langsung menutup pintu dan menguncinya.
Terlihat wajah Bu Jesika sangat ketakutan.
Sementara Rita masih syok.
NANDA(siswa)
BU JESIKA
Nanda dan siswa lainnya bingung.
BU JESIKA
Mereka kemudian membantu Bu Jesika.
Saat sedang menggeser meja ke pintu, seorang siswa(Firli) mngintip kearah luar melalui sela pintu.
Dia penasaran ada apa sebenarnya.
Lalu dia melihat seorang siswa lainnya sedang berjalan kearah kelas.
Siswa itu telah terkena gigitan Vino.
Firli membuka pintu sedikit.
FIRLI
Siswa itu masuk.
Firli kembali menutup pintu.
Nanda dan siswa-siswa didalam kelas langsung menahan pintu dengan kursi dan meja.
Setelah semua selesai, Bu Jesika menjelaskan.
BU JESIKA
Semua siswa terlihat semakin bingung dengan maksud Bu Jesika.
SEMUA SISWA
RITA
BU JESIKA
NANDA
Ketika mereka sedang mengobrol, seorang siswa yang terkena gigitan Vino perlahan mulai tak sadarkan diri.
Dia pingsan.
Tak ada yang menyadari keadannya.
Siswa itu kemudian bangun dan menatap semua orang di dalam kelas dengan tatapan tajam.
Dia telah menjadi zombi.
Sementara Bu Jesika masih coba menjelaskan keadaan diluar kelas kepada siswanya.
BU JESIKA
Zombi menyerang Nanda.
Nanda tergigit di bagian leher.
NANDA
BU JESIKA
Bu Jesika berusaha membantu Nanda.
Semua siswa mulai panik dan ketakutan.
Mereka terkejut melihat Nanda diserang oleh siswa terinfeksi itu.
Keadaan di kelas mulai kacau.
Nanda terinfeksi.
Perlahan dia berubah menjadi zombi.
Lalu dia mulai menyerang teman-temannya.
Satu persatu siswa terinfeksi.
Bu Jesika terdiam sesaat.
Dia tak tau harus melakukan apa.
Rita menarik Bu Jesika.
RITA
BU JESIKA
Semua siswa telah terinfeksi.
Rita dan Bu Jesika berusaha membuka pintu yang mereka tahan dengan meja dan kursi.
Mereka berhasil keluar.
Hanya tersisa Bu Jesika dan Rita yang masih selamat.
Bu Jesika berhenti di depan kelas.
Dia melihat siswa-siswanya berubah menjadi zombi.
Bu Jesika menangis.
Dia tak sanggup melihat keadaan ini.
RITA
Rita berusaha mengajak Bu Jesika pergi.
Mereka kemudian berlari menuju kantor guru atas.
Beberapa zombi mengikuti.
CUT TO(samping lapangan)
Bu Jesika dan Rita melihat keadaan sekolah sudah sangat kacau.
Hampir seluruh orang di SMA Jayatra telah terinfeksi.
Setiap kelas terdapat beberapa zombi didalamnya yang siap menyerang.
BU JESIKA
Mereka kemudian menaiki tangga ke ruang atas.
CUT TO
24. INT. KANTOR GURU ATAS
Bu Jesika membuka pintu.
Hanya tersisa Pak Sani yang masih di kantor.
Pak Sani bersiap menuju ke kelas 11 Fisika untuk mengajar.
Rita melihat beberapa zombi dari kejauhan mengarah ke ruang guru atas.
RITA
BU JESIKA
Bu Jesika melihat segerombolan zombi.
Bu Jesika dan Rita langsung masuk menutup pintu kantor.
PAK SANI
Pak Sani berdiri.
Dia berjalan kearah pintu dan membukanya.
BU JESIKA
PAK SANI
RITA
PAK SANI
BU JESIKA
Pak Sani tidak menuruti perkataan Bu Jesika.
PAK SANI
Dia membuka pintu lalu berjalan keluar.
BU JESIKA
RITA
CUT TO(samping ruang guru atas)
Pak Sani melihat beberapa siswa yang telah terinfeksi.
Dia tidak mengetahui hal itu.
PAK SANI
Segerombolan zombi itu langsung berlari menyerang Pak Sani.
PAK SANI
Pak Sani terjatuh.
Pak Sani tidak selamat.
CUT TO(dalam ruang guru atas)
Bu Jesika dan Rita melihat pak Sani terinfeksi.
RITA
Bu Jesika memeluk Rita.
Mereka berdua tidak bisa menyelamatkan pak Sani.
BU JESIKA
Bu Jesika dan Rita kemudian menutup pintu.
Mereka menahan pintu dengan kursi dan meja seadanya, lalu bersembunyi di balik sebuah lemari buku.
BU JESIKA
RITA
Bu Jesika terus memeluk Rita dengan erat.
CUT TO
25. EXT. SAMPING RUANG KELAS FISIKA
Doni dan lainnya masih mencari tempat yang aman.
DONI
TINA
GERRY
Leo jatuh.
Beberapa zombi kemudian menyerang Doni dan lainnya.
Doni dan lainnya mencoba melawan dengan sapu dan tangan kosong.
GERRY
BOBBY
LEO
Luka di tangan Leo semakin parah.
Doni dan Gerry terus mencoba menahan zombi yang mendekat.
Doni mengambil sapu di sampingnya.
Dia menusukkan ujung sapu ke mulut salah satu zombi.
Zombi itu mati.
DONI
GERRY
Gerry memukul kepala zombi dengan tong sampah besi.
Tong sampah itu tertancap di kepala zombi.
Zombi itu masih terus menyerang.
GERRY
Sementara Tina tampak kebingungan.
Dia tak tau harus apa sekarang.
Tina kemudian mencoba membantu Leo.
Tubuh Leo mulai terinfeksi.
Leo mencoba berdiri, namun dia kembali jatuh dan pingsan.
TINA
BOBBY
Doni menghampiri Leo.
DONI
Risma melihat segerombolan zombi kembali berdatangan.
RISMA
Saat sedang coba mencari cara untuk membawa Leo, Leo tiba-tiba bangkit dan langsung menyerang Bobby.
BOBBY
TINA
DONI
Doni kemudian menendang Leo.
Leo terpental.
Doni melihat wajah Leo nampak sangat menyeramkan.
BOBBY
Leo telah menjadi zombi.
GERRY
Mereka cepat-cepat menuju perpustakaan.
Zombi-zombi terus mengejar mereka.
CUT TO
26. EXT. DEPAN PERPUSTAKAAN
Doni membuka pintu perpus.
Mereka masuk ke dalam perpus.
DONI
Setelah semua temannya masuk, Doni menutup pintu.
Para zombi yang mengejar berusaha masuk perpus.
Mereka berkerumun di depan pintu dan mendobrak-dobrak pintu.
CUT TO
27. INT. DALAM PERPUSTAKAAN
Doni dan Gerry menahan pintu.
Sementara Bobby tak membantu.
BOBBY
Bobby duduk bersama Tina dan Risma.
Doni dan Gerry mulai kuwalahan menahan pintu.
DONI
BOBBY
Bobby membantu Gerry dan Doni.
Gerry mengunci pintu perpus.
JUMP CUT TO
Beberapa menit kemudian, zombi mulai pergi.
Keadaan aman untuk sementara.
Doni dan lainnya merasa lega.
Mereka istirahat didalam perpus.
TINA
DONI
Bobby melihat keadaan sekolah dari jendela.
Tampak semua orang di sekolah ini telah berubah menjadi zombi.
BOBBY
Doni dan lainnya ikut melihat keadaan diluar dari jendela.
DONI
RISMA
TINA
RISMA
TINA
Tina duduk lalu menangis.
Dia sangat ketakutan.
Risma menghampiri Tina lalu memeluknya.
TINA
RISMA
Risma berusaha menenangkan Tina.
Mereka berdiam di perpus sambil menunggu keadaan diluar aman.
CUT TO
28. EXT. HALAMAN SEKOLAH
VIEW
Keadaan SMA Jayatra sangat kacau.
Terlihat semua ruang kelas porak poranda.
Lapangan sekolah penuh dengan siswa yang terinfeksi.
Banyak bercak darah disetiap sudut sekolah.
Bahkan beberapa zombi mulai berlari keluar dari sekolah.
Mereka mengarah ke desa Jayatra.