Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
166. EXT. BAGIAN DEPAN KAPAL
Pak Wijaya sedang mengobrol dengan Doni, Risma, Naya dan Rita.
PAK WIJAYA
Doni mendengar cerita pak Wijaya dengan pikirannya yang masih tak karuan.
DONI
Pak Wijaya memahami kesedihan Doni dan lainnya.
PAK WIJAYA
Tak lama, terdengar kegaduhan di bagian dalam kapal.
Rita melihat orang-orang berlarian didalam.
RITA
Naya mencoba masuk untuk mengecek.
Namun, 2 orang tiba-tiba keluar ke bagian depan kapal dengan wajah ketakutan.
Naya dan lainnya terkejut.
RISMA
ORANG 1
Doni dan lainnya terkejut.
PAK WIJAYA
ORANG 1
Orang 1 melompat ke air.
RISMA
Pak Wijaya dan lainnya coba masuk kedalam.
CUT TO
167. INT. DALAM KAPAL
Keadaan sudah kacau.
Beberapa orang telah menjadi zombi.
DONI
PAK WIJAYA
Orang-orang berlari ke bagian depan kapal.
Mereka tampak panik dan bingung harus melakukan apa.
ORANG 1
Doni ingat soal sekoci.
DONI
PAK WIJAYA
CUT TO
168. EXT. BAGIAN SAMPING KAPAL
Pak Wijaya dan Doni mencoba melepas tali sekoci.
Sekoci terlepas.
PAK WIJAYA
CUT TO
Doni menyuruh semuanya pindah ke sekoci.
Orang-orang saling mendahului untuk bisa pindah ke sekoci.
Situasi semakin kacau.
PAK WIJAYA
Doni bingung harus menaikkan siapa saja ke dalam sekoci.
Zombi mulai keluar ke bagian depan kapal.
Doni dan Pak Wijaya berusaha menahan pintu.
Semuanya bergegas pindah ke sekoci.
CUT TO
RISMA
RITA
RISMA
Dengan berat hati Rita pergi menuju sekoci.
CUT TO
Pak Wijaya ingat Hendri masih di ruang kemudi.
Pak Wijaya berteriak.
PAK WIJAYA
CUT TO
169. INT. RUANG KEMUDI
Beberapa zombi masuk ke ruang kemudi.
Hendri sangat panik.
Hendri memecahkan kaca kapal.
Hendri berusaha turun ke bagian depan kapal.
Usaha Hendri gagal.
Dia ditarik oleh beberapa zombi.
HENDRI
Hendri tidak selamat.
CUT TO
170. BAGIAN DEPAN KAPAL
Dua zombi melompat keluar dari ruang kemudi ke bagian depan kapal.
Zombi jatuh tepat di hadapan Rita.
Rita terkejut.
Zombi menyerang Rita.
Rita berusaha menghindar.
Naya datang, lalu menendang zombi itu.
Saat Naya bersiap menembak, satu zombi lainnya menyerang Naya.
Lengan Naya tergigit.
Naya mendorong dan menendang zombi.
Rita membantu melawan.
NAYA
RITA
NAYA
Risma menghampiri Rita.
RISMA
NAYA
Risma meneteskan air mata.
RISMA
RITA
NAYA
Rita memeluk Naya.
Begitupun Risma yang langusng menangis sembari memeluk Naya.
NAYA
Risma dan Rita kemudian pergi ke sekoci.
Naya tidak ingin dirinya menjadi zombi.
Dia membulatkan tekadnya untuk mengakhiri hidupnya.
Dia bersiap menembak dirinya sendiri dengan senapan yang masih tersisa 1 peluru.
Naya menghela nafas panjang.
Dia menodongkan senapan kearah kepalanya.
Dan akhirnya Naya tewas.
CUT TO
Risma melihat Naya.
RISMA
Risma memeluk Rita.
Dia kembali harus melihat satu temannya tewas.
Lalu setelah itu, dia berusaha turun ke sekoci dengan Rita.
Namun, saat turun menuju sekoci, Risma melihat Doni sedang menahan pintu ke bagian depan kapal agar zombi terkurung didalam kapal.
RISMA
CUT TO
DONI
Pak Wijaya masih mengkhawatirkan Hendri.
Pak Wijaya terus memanggil Hendri.
Dia tidak mengetahui jika Hendri telah tewas.
PAK WIJAYA
Risma dan Rita telah berada di sekoci.
Sekoci telah penuh.
PAK WIJAYA
DONI
Pak Wijaya merasa omongan Doni benar.
PAK WIJAYA
DONI
CUT TO
171. EXT. SEKOCI
RISMA
CUT TO
Doni hanya diam.
Dia menatap Risma dengan senyuman.
CUT BACK TO
RISMA
CUT TO
DONI
CUT BACK TO
RISMA
Risma berusaha turun dari sekoci.
Rita menahan Risma.
Beberapa orang coba menenangkan Risma.
RITA
RISMA
Rita memeluk Risma.
CUT TO(Kapal)
Doni menenteskan air mata.
Sekoci 1 pergi.
Tak lama kemudian, sekoci 2 pergi.
DONI
PAK WIJAYA
DONI
PAK WIJAYA
Doni memahami maksud pak Wijaya.
DONI
Pak Wijaya bermaksud menabrakkan kapal ke batu karang.
PAK WIJAYA
Pak Wijaya dan Doni berlari menjauh dari pintu.
Zombi berhamburan keluar ke bagian depan kapal.
Kaki Doni tergigit.
Pak Wijaya membantu Doni.
Dia menendang zombi itu.
Mereka berusaha naik ke bagian ruang kemudi.
PAK WIJAYA
DONI
PAK WIJAYA
Mereka berusaha naik ke ruang kemudi dengan melewati zombi-zombi itu.
Doni mencoba melindungi Pak Wijaya.
Sebab dia telah terinfeksi.
Bahkan dia kembali terkena gigitan zombi beberapa kali saat melindungi pak Wijaya.
CUT TO
172. INT. DALAM KAPAL - RUANG KEMUDI
Pak Wijaya langsung terdiam.
Dia melihat Hendri sudah menjadi zombi.
Hendri menatap pak Wijaya dengan wajahnya yang menyeramkan.
Pak Wijaya tidak menyangka.
PAK WIJAYA
Hendri menyerang pak Wijaya.
Doni menarik Hendri dan mendorongnya hingga jatuh ke bawah bagian depan kapal.
DONI
Pak Wijaya masih terdiam.
Doni melihat kapal semakin menjauh dari batu karang.
Dia takut kapal tak sempat berbelok dan mendekat ke sekoci.
DONI
Pak Wijaya kemudian membelokkan kapal.
Doni lega.
Doni duduk.
Dia melihat kakinya yang tergigit.
Pak Wijaya duduk di sebelah Doni.
DONI
PAK WIJAYA
Zombi-zombi mulai memasuki ruang kemudi, lalu menyerang Pak Wijaya dan Doni.
Mereka berdua tidak selamat.