Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
34. INT. RUANG TENGAH - DALAM RUMAH RONI(Teman Rey) – SIANG
Orang tua Roni sedang tak ada dirumah.
Hanya ada Roni, Rey dan Putri.
Sementara Rey bersiap untuk pulang.
REY
PUTRI
RONI
REY
PUTRI
Rey dan Putri kemudian keluar.
CUT TO(depan pintu rumah Roni)
Rey dan Putri seketika terkejut saat melihat keadaan diluar.
VIEW
Mereka melihat para zombi sedang memangsa warga.
Semua orang berlari ketakutan, berusaha menyelamatkan diri.
CUT TO
Beberapa zombi melihat Rey dan Putri.
Zombi-zombi itu langsung berlari kearah Rey dan Putri.
Sementara Rey dan Putri terdiam
Mereka terlihat sangat syok.
CUT TO
REY
PUTRI
Putri memegang tangan Rey dengan erat.
Tak lama datang seorang warga yang berusaha masuk ke dalam rumah Roni.
WARGA
Zombi kemudian menyerang warga itu.
WARGA
Zombi menerkam warga itu.
Rey dan Putri semakin syok.
Mereka kembali terdiam.
WARGA
Rey dan Putri langsung masuk kembali kedalam rumah Roni.
REY
Rey menarik Putri, lalu menutup pintu.
Beberapa zombi menggedor-gedor pintu.
CUT TO(dalam rumah Roni)
Roni tampak sedang membereskan mainannya.
Lalu dia bingung melihat Rey dan Putri yang kembali masuk kerumahnya.
Wajah mereka terlihat sangat
RONI
REY
Putri menutup jendela.
Rey mengunci pintu.
Roni semakin bingung.
RONI
Rey menyuruh Roni melihat kearah jendela.
Roni kemudian mengintip dari jendela kearah luar.
VIEW(depan rumah Roni)
Dia melihat keadaan diluar yang sangat kacau.
Beberapa warga berlarian menghindari zombi-zombi.
Banyak darah dimana-mana.
CUT TO
RONI
REY
PUTRI
Mereka berdiam di rumah Roni.
CUT TO
35. INT. DALAM RUMAH DONI
Pak Kardi masih berusaha menahan pintu agar zombi tidak masuk.
Dia kemudian teringat Rey yang masih ada di rumah Roni.
PAK KARDI
Pak Kardi coba berfikir.
Disaat bersamaan, kaca rumah Doni pecah sebab tak kuat menahan segerombolan zombi yang berusaha masuk.
Beberapa zombi berhasil masuk.
Pak Kardi coba melawan sebisanya.
Dia melawan hanya menggunakan sebuah sapu kayu.
PAK KARDI
Pak Kardi terus coba melawan zombi-zombi.
Lalu dia berlari kearah belakang rumah.
Zombi masih mengejarnya.
Bahkan zombi semakin banyak.
PAK KARDI
Pak Kardi terus melawan.
Tenaganya semakin terkuras.
Pak Kardi mulai kuwalahan.
Dia tak sanggup lagi bertahan dan lengannya tergigit.
Beberapa zombi lain menerkamnya.
Pak Kardi tak selamat.
Dalam sekejap virus menyebar dalam tubuhnya.
CUT TO(Area desa Jayatra)
Zombi-zombi terus berlari ke segala arah.
Bahkan mereka berlari ke arah kota.
CUT TO
35. INT. DALAM KANTOR GURU ATAS
Profesor Richard duduk dilantai.
Dia nampak lelah setelah harus berlari dari kejaran zombi.
CUT TO(balik lemari)
Sementara Bu Jesika dan Rita masih bersembunyi di balik lemari.
RITA(berbisik)
BU JESIKA(nada pelan)
Bu Jesika mencoba sedikit mengintip.
Dia melihat Profesor Richard.
BU JESIKA
Profesor Richard terkejut.
Dia mencoba mengamati Bu Jesika.
Profesor Richard ingat dengan Bu Jesika.
PROFESOR RICHARD
Bu Jesika dan Rita menghampiri profesor Richard.
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
Rita ingat kalau dia memecahkan satu botol berisi cairan tadi.
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
Profesor Richard ingat kalau tujuannya kesini karena dia merasa salah satu siswa SMA Jayatra lah yang memecahkan cairan kimia itu.
PROFESOR RICHARD
Rita semakin cemas.
Bu Jesika menyangkal.
BU JESIKA
Profesor Richard merasa tidak enak menuduh murid Bu Jesika.
PROFESOR RICHARD.
Rita tampak merasa bersalah.
Dia takut orang lain yang disalahkan karena ulahnya.
Rita akhirnya mengaku.
RITA
BU JESIKA
RITA
BU JESIKA
RITA
Profesor Richard mulai berfikir kalau Vino mungkin saja tak sengaja menyentuh cairan kimia itu.
PROFESOR RICHARD
RITA
PROFESOR RICHARD
Bu JESIKA
Profesor Richard menceritakan semuanya.
PROFESOR RICHARD
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
Rita ingat Vino tampak tak terkendali ketika di UKS.
Dia menyerang siapapun didekatnya.
RITA
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
BU JESIKA
PROFESOR RICHARD
Mereka masih terjebak di ruang guru atas.