Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
NADA CINTA UNTUK GITA
Suka
Favorit
Bagikan
17. 17

EXT. SMA 7 - DAY

Kita lihat Lelix dengan wajah bingungnya namun terlihat waspada. Kita lihat Mahenism yang sedang berhadapan dengan Lelix dengan muka marah mereka.

LELIX

(dengan wajah bingung mencoba tersenyum)

Ada apa, ya?

MAHENISM

JAUHIN MAHESH!

LELIX

(ketawa tak percaya)

Kok,jadi kalian yang ngatur? (mengejek dengan jahat) Mahesh aja nda kebaratan deket - deket ama aku.

Mahenism terlihat kesal dengan reaksi Lelix. Membuat mereka jadi tak sabar ingin memberi pelajaran pada Lelix.

MAHENISM #2

(emosi)

Sudahlah! Nggak usah pake kata pengantar lagi. (gemas) Kita langsung jambak aja dia!

Mahenism melangkah maju mendekati Lelix bersiap untuk menjambaknya lalu tiba - tiba....

MAHESH

BERHENTI!

Mereka spontan menoleh ke sumber suara. Dan mereka langsung terlihat kaget kemudian nyengir seolah tak terjadi apa - apa. Kita lihat Mahesh yang berdiri dengan menyadarkan bahunya di tembok dengan tangannya yang dilipat di depan dada.

MAHESH

Kalian mau apain Lelix.

Mahenism yang seperti maling ketangkap basah langsung pura - pura seperti tak terjadi apa - apa.

MAHENISM #1

Heh? Nggak ngapa - ngapain, kok. Cuman mau main jambak - jambakan aja.

Mahenism langsung tersenyum seperti anak yang manis. Dengan gaya cool - nya Mahesh berjalan mendekat dan berdiri dintara Lelix dan Mahenism. Mahesh berdiri di depan Lelix dan berhadapan dengan Mahenism. Lelix merasa aman dan dia langsung tersipu.

MAHESH

Kalo kalian kesal, lampiaskan saja padaku. Jangan ke Lelix.

Mahenism tak percaya. Tak terima. Mereka jadi kesal. Lelix yang berdiri di belakang Mahesh merasa tersentuh dengan kata - kata Mahesh. Dia langsung menaikan kedua alisnya dengan senyum mengejek kearah Mahenism. Mahenism semakin cuman bisa menahan kesal.

INSERT: Kita lihat Grey yang berdiri di balkon menyaksikan dengan api cemburu yang semakin membara.

GREY

Dia bilang dia mencintaiku tapi lihatlah dia sekarang. Berdiri di depan Lelix seperti perisai pelindungnya.

Tiba - tiba gank Swas mendekati Grey.

GANK SWAS #1

Eh, Grey! Kamu nggak nengokin Swas?

Grey terkesiap.

SWAS

Hah? Emang Kak Swas kenapa?

CUT TO:

INT. RUMAH SWASTIKA - DAY

ESTABLISHED RUMAH SWASTIKA.

Kita lihat muka Swas yang babak belur. Kita lihat Grey yang memeganginya dengan wajah yang khawatir.

SWAS

Kok, kamu bisa tau kalo aku sakit?

GREY

(khawatir)

Iya. Temen - temen kamu yang bilang.

SWAS

Ohh.... Mereka ember banget.

GREY

(khawatir)

Ya, kalo mereka nda ember, aku nggak bakal tau kalo kamu sakit kayak gini.
Kamu kok, bisa babak belur kayak gini, sih?

SWAS

(ngibul dengan muka licik yang disembunyikan)

Dikeroyok ama si cover boy itu!

Grey terkesiap.

GREY

Kok, bisa?

SWAS

Katanya dia mau ngerebut kamu dari aku. Aku peringatkan dia untuk jangan coba - coba deketin kamu. Karena dia selalu ngasi masalah buat kamu. Eh, dia nggak terima. Aku langsung dikeroyok.

Grey tak percaya.

SWAS (COUNT'D)

(memamerkan wajah lebamnya)

Gini deh, jadi bonyok wajah tampanku.

Grey terlihat marah. Swas diam - diam tersenyum licik.

CUT TO:

EXT. SMA 7 - ROOFTOP - DAY

Mahesh sedang berjalan santai dengan earphone dikedua kupingnya. Kita lihat Grey yang gusar berjalan di menyusulnya dengan membawa se - cup jus penuh ditangannya. Grey menepuk bahu Mahesh. Mahesh berbalik dan Grey langsung menyiramkan jus itu ke wajah Mahesh. Mahesh kaget. Dia segera membersihkan jus di wajahnya. Grey yang dengan api cemburu yang masih membara di hatinya mengangkat tangannya dan hendak menampar Mahesh namun urung saat melihat lebam di wajah Mahesh. Grey lalu memukul - mukul dada Mahesh sebagai pelampiasan. Mahesh hanya terdiam.

GREY

(mumukul dada Mahesh dengan air mata yang menusuk - nusuk matanya dengan rasa frustasi)

KAMU JAHAT TAU NGGAK! KAMU JAHAT! I HATE U! I HATE U!

Mahesh tersenyum tipis. Dengan penuh percaya diri Mahesh bertanya....

MAHESH

Kali ini apalagi salahku?

GREY

(menatap marah Mahesh)

Kenapa kamu ngeroyok Kak Swas?

Senyum tipis Mahesh langsung lenyap dari sudut bibirnya. Dia langsung jengkel.

MAHESH

(bingung dan jengkel)

APA?

GREY

(jengkel)

JAWABAN DARI KENAPA ITU "KARENA", BUKAN "APA"!

MAHESH

Siapa yang bilang kalo aku ngeroyok cowok nggak gentle - mu itu?

GREY

Kak Swas sendiri yang cerita!

MAHESH

Kamu percaya?

GREY

Jelas!Dan kamu bilang apa? Kamu mau merebut aku dari Kak Swas? (nyindir dengan rasa cemburu) Sudah punya kekasih tapi masih ingin merebut kekasih orang lain.

Mahesh tersenyum sinis. Grey jadi kesal melihatnya.

GREY

Dengar ya, aku ini bukan benda yang bisa diperebutkan! (sinis) Lagian untuk apa kamu ingin merebutku dari Kak Swas? Untuk menjadi benda koleksimu?

Grey mendekatkan wajahnya pada Mahesh memberi peringatan.

GREY

(menyipitkan kedua matanya menatap Mahesh)

KAMU TIDAK AKAN BISA MEREBUTKU DARI KAK SWAS ATO DARI SIAPAPUN!

Mahesh seperti mati berdiri mendengar kata - kata Grey. Grey menatap tajam Mahesh sebentar lalu memalingkan wajahnya dari Mahesh kemudian berputar dan pergi. Mahesh menatapnya dengan hati yang hancur.

BGM LAGU DENGAN BEAT SEDIH.

CUT TO:






Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)