Cuplikan Chapter ini
Permukaan Sungai Musi berkilau keemasan diterpa cahaya matahari pagi yang perlahan naik dari balik cakrawala Palembang Kabut tipis yang sejak subuh menyelimuti bentangan air yang luas itu mulai menipis tersibak oleh angin pagi yang membawa kesejukan setelah malam panjang yang melelahkan Di atas geladak kapal kayu besar yang bersandar tenang dekat dermaga pelabuhan Arka berdiri tegak menatap hamparan air yang mengalir tenang Napasnya terasa ringan meski sekujur tubuhnya masih menyisakan