Cuplikan Chapter ini
Udara lembap merangsek masuk ke balik jubah Zahra membawa aroma lumpur busuk dan lumut tua yang menyengat penciuman Di sampingnya langkah Chafia terhenti di depan sebuah pintu kayu lapuk yang nyaris roboh Pondok kecil itu berdiri terisolasi di tengah kepungan rawa berkabut tebal jauh dari jalur pelayaran utama maupun permukiman warga Tak ada suara burung tak ada desir angin yang ramahhanya keheningan pekat yang seolah menelan setiap suara tapak kaki merekaKau yakin tempat ini tidak b