Cuplikan Chapter ini
Kabut tipis yang semula menyelimuti Lembah Wilis kini berangsur-angsur menyingkir digantikan oleh kehangatan sinar matahari pagi yang menyinari atap-atap paviliun Perguruan Teratai Biru Suasana yang selama beberapa pekan terakhir dicekam oleh ketegangan kecurigaan dan pertumpahan darah akibat intrik pengkhianatan kini telah berubah total Kedamaian dan persatuan yang sempat koyak akhirnya berhasil dirajut kembali di bawah pimpinan baru yang adil dan bijaksana Para murid dari berbagai kub