Cuplikan Chapter ini
Malam di Padang Candrakanta menyisakan aroma anyir darah yang begitu pekat bercampur dengan debu panas yang mengepul dari sisa-sisa benturan senjata tajam Di tengah gelapnya gulita malam yang hanya diterangi oleh nyala obor dari kejauhan ketegangan menyergap setiap sudut perkemahan darurat Perguruan Teratai Biru Suara desau angin malam berpadu dengan deru napas berat para murid yang terluka menciptakan simfoni kepedihan yang menyayat hati Perang saudara yang dipicu oleh pengkhianatan fa