Cuplikan Chapter ini
Langit malam di Lembah Gantara menggantung rendah pekat tanpa bintang seolah menutupi rahasia besar yang siap meledak kapan saja Angin malam berembus dingin membawa serta aroma ketegangan yang pekat dari dua kubu yang saling bertikai Di bawah naungan gelap gulita itu Kamil Rafar dan Yafid bergerak bagai bayangan Mereka melangkah tanpa suara di atas rerumputan basah menyusuri jalan setapak tersembunyi yang mengarah langsung ke jantung pertikaian kediaman utama para pemimpin suku yan