Cuplikan Chapter ini
Vanny tidak mundur selangkah pun Sebaliknya ia justru menyambut Bruno dengan senyum yang kali ini benar-benar mencapai matanyaKau datang tepat waktu Bruno gumam Vanny Ia kemudian menoleh ke arah Arya yang masih berdiri kaku dengan tangan yang mengenggam belati di balik jubahnya Simpan belatimu Arya Dia tidak akan memakanmu Kecuali aku yang menyuruhnyaArya terdiam Dengan ragu ia menyarungkan belati dan menaruhnya di pinggang Namun telapak tangan menyentuh sarung belati dengan ta