Cuplikan Chapter ini
Malam itu suasana rumah sangat tenang Hanya ada suara jangkrik dari luar dan denting cangkir teh yang sudah menjadi kebiasaan mereka Arya terlihat duduk di sofa hijau dengan sebuah buku tebal yang terbuka di pangkuannya Sesekali matanya beralih menatap api di perapian Ia merasa beban di pundaknya jauh lebih ringan daripada saat pertama kali melangkahkan kaki di rumah hijauVanny muncul dari balik tirai gaun beludru biru lautnya nampak lebih gelap di bawah cahaya temaram Namun payet-pay