Cuplikan Chapter ini
Arya menarik napas panjang Jemarinya ragu sejenak sebelum akhirnya memilih untuk membiarkan daun hijau itu tetap terselip di balik kerahnyaSuasana di dalam rumah itu masih sama seperti kemarin Sunyi dengan aroma kayu cendana yang terasa menguar di sekelilingnya Namun pagi ini Arya mencium ada aroma lain yang menuntunnya melangkah keluar dengan langkah berderit di atas lantai kayu Di ruang makan Arya mendapati Vanny sedang berdiri di dekat jendela Wajahnya nampak membelakangi meja yang