Cuplikan Chapter ini
Pagi itu datang dengan tenang seperti tidak ingin mengganggu siapa pun yang masih tenggelam dalam pikirannya sendiri Cahaya matahari masuk perlahan menyentuh lantai rumah yang kini terasa semakin akrab bagi Lastri Tidak ada lagi perasaan asing Tidak ada lagi jarak antara dirinya dan rumah ini Semua sudah menyatu seperti bagian dari napas yang tidak perlu lagi dipikirkan Lastri bangun dengan lebih lambat dari biasanya Bukan karena lelah Tapi karena ia tidak lagi merasa harus te