Cuplikan Chapter ini
Pagi itu datang seperti biasanya Tapi ada sesuatu yang berbeda yang sulit dijelaskan dengan kata-kata Bukan pada langit Bukan pada udara Tapi pada cara Lastri merasakan dirinya sendiri Seolah dunia tidak lagi memanggilnya untuk berlari Ia membuka mata dengan tenang Tidak ada rasa terkejut oleh hari baru Tidak ada beban yang langsung menumpuk di kepala Hanya kesadaran sederhana bahwa ia masih di sini Masih hidup Dan itu cukup Di sampingnya Agus sudah tidak ada Seperti biasa