Cuplikan Chapter ini
Pagi itu hujan sudah berhenti sejak dini hari meninggalkan tanah yang masih basah dan udara yang terasa lebih segar dari biasanya Daun-daun di halaman tampak berkilau terkena sisa air hujan sementara cahaya matahari mulai merayap perlahan dari balik awan tipis Di dalam rumah Lastri duduk diam di ruang tengah Tidak ada televisi yang menyala Tidak ada suara radio Hanya keheningan yang kini terasa berbedabukan lagi sepi yang kosong tetapi sepi yang penuh dengan pikiran Semalam masih