Cuplikan Chapter ini
Pagi itu Lastri tidak langsung bangun seperti biasanya Ia hanya berbaring sebentar mendengarkan suara rumah yang sudah menjadi sangat akrab di telinganya Suara air dari dapur langkah pelan di lantai kayu dan suara kecil benda-benda yang digerakkan Agussemuanya seperti musik yang menandai awal harinya Namun yang paling ia sadari bukanlah suara itu Tapi satu hal sederhana ia selalu ingin memastikan Agus ada Ketika akhirnya ia bangun Lastri tidak lagi merasa perlu menunda langkah