Cuplikan Chapter ini
Pagi itu rumah Lastri dan Agus terasa seperti satu kesatuan yang utuh tanpa celah yang pernah mereka sadari sebelumnya Tidak ada lagi batas antara ruang Lastri dan ruang Agus tidak ada lagi perasaan bahwa mereka adalah dua kehidupan yang hanya kebetulan berbagi atap yang sama Semua sudah menjadi satu alur yang lembut Satu kehidupan yang berjalan berdampingan Lastri bangun lebih awal dari biasanya namun kali ini ia tidak langsung keluar kamar dengan langkah terburu-buru Ia dudu