Cuplikan Chapter ini
Pagi itu datang seperti biasa tetapi tidak ada lagi biasa yang benar-benar berarti sama di rumah itu Segalanya terasa lebih dekat lebih hangat dan lebih jujur meski tidak banyak kata yang diucapkanLastri membuka mata lebih tenang dari biasanya Tidak ada kegelisahan tidak ada rasa bingung seperti dulu Yang ada hanya satu kesadaran yang perlahan menjadi bagian dari dirinya Agus sudah menjadi bagian dari hidupnyaBukan lagi sekadar tamuBukan lagi sekadar teman anaknyaTapi seseor