Cuplikan Chapter ini
Bab 54 Perpisahan Menara di Bawah AncamanTangan Shapira terasa dingin saat mencengkeram pergelangan tangan William Dentuman di Balairung Utama diikuti gemeretak pecahan kaca dan sihir gelap yang menusuk hidung tak memberikan jeda untuk berpikir William yang naluri Pangerannya bereaksi cepat sudah menghunus pedang perak tetapi Shapira melihat ancaman yang lebih berbahaya daripada pedang itu sendiriItu sihir Isolde bukan sekadar penerobos Shapira berbisik panik matanya membesar men