Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Jika Sayap ke Surga Utuh
Suka
Favorit
Bagikan
9. Handphone Baru ( Scene 33-38)

33. INT. RUMAH MBOK YAH – SIANG

CAST: Mbok Yah, Bowo.

Mbok Yah dan Bowo telah sampai rumah, Bowo memapah jalan Mbok Yah yang pelan-pelan, lalu duduk di kursi bambu di ruang tamu yang sekaligus menyatu ruang tengah, terdapat TV kecil di depannya.

MBOK YAH

Hah, Alhamdulillah.

(Saat sudah duduk)

BOWO

Iya Mbok, Alhamdulillah, sekarang sudah pulang, nggih.

MBOH YAH

Iyo.

(Sambil menata ciput yang menutup rambutnya)

BOWO

Tadi obatnya sudah dibawa semua Mbok?

MBOK YAH

Dah, sudah semua Le.

(Menepuk-nepuk tas jinjing yang di samping)

Wajah Bowo seketika berubah bingung.

BOWO

Mbok, tapi tadi Bowo mau bayar, kok sudah gra..

MBOK YAH

Aku sayah, Le. Tak turu wae, matur nuwun yo.

Aku capek, Nak. Mau tidur aja, terima kasih ya.

BOWO

Oh ya ya, maaf Mbok. Iya Simbok istirahat, terus semakin pulih.

Mbok Yah hanya mengangguk, Bowo lalu keluar. Mbok Yah menatap Bowo yang keluar, lalu mengambil sebuah surat dari tasnya dan membukanya.

CU: bagian akhir surat.

TEKS

Dan rumah sakit akan selalu gratis untuk kalian.

Mbok Yah lalu melipat kembali kertas suratnya.

MBOK YAH

Ndhuk, Simbok kangen.

Menunduk sedih.

34. EXT. JALANAN KOTA JOGJA – SIANG

Memperlihatkan jalanan yang sama dilewati Bunga di Scene 6.

ESTABLISH: Selokan Mataram

MONTAGE: Melewati Monumen Jogja Kembali. Lalu memperlihatkan Tugu Jogja, plakat arah Malioboro, dan Stasiun Tugu.

Lalu, memperlihatkan suasana luar Stasiun Tugu Jogja 

35. INT. MOBIL AJI – SORE

ESTABLISH: memperlihatkan jalanan kota Jakarta, terdapat lalu lalang kendaraan melintas.

Di dalam mobil Aji, Bunga memegangi handphone hitam barunya yang dibelikan oleh Aji. Di samping, Sasa tengah meliriknya. 

CU: Bunga yang tersenyum, lalu handphone berwarna hitam yang dipegangnya.

36. EXT. RUMAH AJI – DEPAN RUMAH – SORE

Mobil Aji memasuki halaman depan rumahnya, Aji lalu turun dan membukakan pintu belakang.

CU: pintu yang dibuka.

AJI

Barangnya diambil dulu.

SASA

Terserah, capek.

Sasa berlalu meninggalkan Aji yang masih memegang pintu mobil. Disusul Bunga yang kemudian keluar.

CU: wajah layu Bunga yang menatap arah Sasa.

BUNGA

Biar Bunga yang bawa Pak.

AJI

Kamu bawa punyamu saja, punya Sasa biar di mobil, nanti diambil Nawang.

Bunga mengangguk, pintu bagasi lalu dibukakan oleh Aji dan Bunga mengambil barang-barang belanjaannya. Bunga menatap sedikit lama belanjaannya yang banyak, juga handphone hitam yang masih di genggamannya.

BUNGA

Pak, terima kasih ya, ini sangat banyak.

AJI

Itu memang untuk keperluanmu, Nak. Ya sudah, bawa masuk!

BUNGA

Iya Pak.

FADE OUT

37. INT. RUMAH MBOK YAH – KAMAR BUNGA - MALAM

Langkah Mbok Yah mendekati kamar Bunga.

SLOW MOTION: membuka pintu kamar.

Mbok Yah langsung menghidupkan lampu yang terdapat di samping pintu.

ESTABLISH: remang-remang kamar Bunga pada bolam lampu putih kecil.

CU: wajah Mbok Yah yang tersenyum menatap kamar Bunga.

Mendekati meja samping tempat tidur. Kemudian Mbok Yah membuka laci meja. Mengambil sebuah buku dan pena dari laci.

38. INT. RUMAH AJI – RUANG MAKAN – MALAM

Bunga, Aji, dan Sasa tengah makan malam. Aji duduk di tempat duduk paling ujung, Bunga dan Sasa di tempat duduk yang berhadapan. Terlihat wajah Sasa yang masih kesal dan Bunga yang meliriknya.

SASA

Mau duluan, dah kenyang.

Bunga terkejut dan menatap-natap Sasa juga Aji. Sasa lalu pergi dari ruang makan. Melihat kepergian Sasa, wajah Bunga menunduk murung.

AJI

Sasa memang begitu, ngambekan, tapi nanti cepet baikan lagi.

Bunga masih menatap piring makanan Sasa yang masih utuh, ia lalu menghela napas panjang.

AJI

Nak Bunga, sudah kamu lanjutlah!

Bunga mengangguk.

BUNGA (VO)

Sebenarnya aku juga merasakan, kejanggalan-kejanggalan apa ini?

Bunga melirik Aji, ia lalu melanjutkan makannya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)