Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
33. INT. RUMAH MBOK YAH – SIANG
CAST: Mbok Yah, Bowo.
Mbok Yah dan Bowo telah sampai rumah, Bowo memapah jalan Mbok Yah yang pelan-pelan, lalu duduk di kursi bambu di ruang tamu yang sekaligus menyatu ruang tengah, terdapat TV kecil di depannya.
MBOK YAH
Hah, Alhamdulillah.
(Saat sudah duduk)
BOWO
Iya Mbok, Alhamdulillah, sekarang sudah pulang, nggih.
MBOH YAH
Iyo.
(Sambil menata ciput yang menutup rambutnya)
BOWO
Tadi obatnya sudah dibawa semua Mbok?
MBOK YAH
Dah, sudah semua Le.
(Menepuk-nepuk tas jinjing yang di samping)
Wajah Bowo seketika berubah bingung.
BOWO
Mbok, tapi tadi Bowo mau bayar, kok sudah gra..
MBOK YAH
Aku sayah, Le. Tak turu wae, matur nuwun yo.
Aku capek, Nak. Mau tidur aja, terima kasih ya.
BOWO
Oh ya ya, maaf Mbok. Iya Simbok istirahat, terus semakin pulih.
Mbok Yah hanya mengangguk, Bowo lalu keluar. Mbok Yah menatap Bowo yang keluar, lalu mengambil sebuah surat dari tasnya dan membukanya.
CU: bagian akhir surat.
TEKS
Dan rumah sakit akan selalu gratis untuk kalian.
Mbok Yah lalu melipat kembali kertas suratnya.
MBOK YAH
Ndhuk, Simbok kangen.
Menunduk sedih.
34. EXT. JALANAN KOTA JOGJA – SIANG
Memperlihatkan jalanan yang sama dilewati Bunga di Scene 6.
ESTABLISH: Selokan Mataram
MONTAGE: Melewati Monumen Jogja Kembali. Lalu memperlihatkan Tugu Jogja, plakat arah Malioboro, dan Stasiun Tugu.
Lalu, memperlihatkan suasana luar Stasiun Tugu Jogja
35. INT. MOBIL AJI – SORE
ESTABLISH: memperlihatkan jalanan kota Jakarta, terdapat lalu lalang kendaraan melintas.
Di dalam mobil Aji, Bunga memegangi handphone hitam barunya yang dibelikan oleh Aji. Di samping, Sasa tengah meliriknya.
CU: Bunga yang tersenyum, lalu handphone berwarna hitam yang dipegangnya.
36. EXT. RUMAH AJI – DEPAN RUMAH – SORE
Mobil Aji memasuki halaman depan rumahnya, Aji lalu turun dan membukakan pintu belakang.
CU: pintu yang dibuka.
AJI
Barangnya diambil dulu.
SASA
Terserah, capek.
Sasa berlalu meninggalkan Aji yang masih memegang pintu mobil. Disusul Bunga yang kemudian keluar.
CU: wajah layu Bunga yang menatap arah Sasa.
BUNGA
Biar Bunga yang bawa Pak.
AJI
Kamu bawa punyamu saja, punya Sasa biar di mobil, nanti diambil Nawang.
Bunga mengangguk, pintu bagasi lalu dibukakan oleh Aji dan Bunga mengambil barang-barang belanjaannya. Bunga menatap sedikit lama belanjaannya yang banyak, juga handphone hitam yang masih di genggamannya.
BUNGA
Pak, terima kasih ya, ini sangat banyak.
AJI
Itu memang untuk keperluanmu, Nak. Ya sudah, bawa masuk!
BUNGA
Iya Pak.
FADE OUT
37. INT. RUMAH MBOK YAH – KAMAR BUNGA - MALAM
Langkah Mbok Yah mendekati kamar Bunga.
SLOW MOTION: membuka pintu kamar.
Mbok Yah langsung menghidupkan lampu yang terdapat di samping pintu.
ESTABLISH: remang-remang kamar Bunga pada bolam lampu putih kecil.
CU: wajah Mbok Yah yang tersenyum menatap kamar Bunga.
Mendekati meja samping tempat tidur. Kemudian Mbok Yah membuka laci meja. Mengambil sebuah buku dan pena dari laci.
38. INT. RUMAH AJI – RUANG MAKAN – MALAM
Bunga, Aji, dan Sasa tengah makan malam. Aji duduk di tempat duduk paling ujung, Bunga dan Sasa di tempat duduk yang berhadapan. Terlihat wajah Sasa yang masih kesal dan Bunga yang meliriknya.
SASA
Mau duluan, dah kenyang.
Bunga terkejut dan menatap-natap Sasa juga Aji. Sasa lalu pergi dari ruang makan. Melihat kepergian Sasa, wajah Bunga menunduk murung.
AJI
Sasa memang begitu, ngambekan, tapi nanti cepet baikan lagi.
Bunga masih menatap piring makanan Sasa yang masih utuh, ia lalu menghela napas panjang.
AJI
Nak Bunga, sudah kamu lanjutlah!
Bunga mengangguk.
BUNGA (VO)
Sebenarnya aku juga merasakan, kejanggalan-kejanggalan apa ini?
Bunga melirik Aji, ia lalu melanjutkan makannya.