Cuplikan Chapter ini
Villa keluarga yang mewah di Puncak itu berdiri megah dikelilingi kabut tebal yang turun lebih cepat dari biasanya Namun bagi Citra keindahan arsitektur dan pemandangan lembah di luar sana tidak ada artinya Ia ditempatkan di sebuah ruangan kosong di lantai dua sebuah kamar yang sengaja dikosongkan dari segala perabotan kecuali sebuah kursi kayu keras di tengah ruangan Tidak ada televisi tidak ada ponsel tidak ada akses ke dunia luar Hanya dinding putih yang memantulkan kesunyian