Cuplikan Chapter ini
Malam itu sunyi di kontrakanku terasa mencekam Saat ponselku bergetar aku sudah tahu itu dia Nama Citra muncul di layar dan hatiku berdegup dengan ritme yang tidak menentu Aku mengangkatnya berharap suaranya tenang tapi yang kudengar justru napas yang berat dan penuh emosiYos suaranya serak Aku sudah memikirkannya seharian Entah bagaimana aku merasa benar-benar cinta padamu Aku merasa seolah aku ini mati kalau tidak ada kamuKalimat itu meluncur begitu saja tanpa pretensi