Cuplikan Chapter ini
Hari-hari berlalu dengan ritme yang semakin intens Di kantor kami telah menyempurnakan seni bersandiwara Kami adalah dua orang yang hanya berinteraksi jika perlu menjaga jarak profesional yang kaku agar tidak ada mata yang curiga Namun segera setelah pintu kantor tertutup atau jam menunjukkan pukul lima sore topeng itu meluruhDi dalam mobil saat aku memutar kemudi dengan Citra di sampingku dunianya dan duniaku melebur menjadi satu Kami tidak lagi berbicara soal target bulanan ata