Cuplikan Chapter ini
Satu tahun kemudianSinar fajar keemasan menerobos celah gumpalan awan tipis di atas puncak Gunung Prau menyapu hamparan hijau ladang kentang dan megahnya tatanan batu andesit Candi Arjuna Hawa dingin khas Dataran Tinggi Dieng masih menyapa kulit dengan kelembutan yang akrab tetapi tidak ada lagi jejak hawa kematian bun upas atau teror gaib yang dulu menghantuil setiap sudut desaDi pelataran depan Gedung Pusat Edukasi amp Kebudayaan Dieng riuh suara tawa anak-anak sekolah berseragam pr