Cuplikan Chapter ini
Seminggu kemudian pintu RSUD Wonosobo akhirnya resmi tertutup di belakang Banyu Udara dingin pegunungan Kejajar menyambut paru-parunya saat pikap baru milik Mbah Danu melaju membelah kelokan terjal jalur utama Wonosobo-DiengDi samping Banyu Sekar menempelkan hidungnya ke kaca jendela mobil yang berembun menatap deretan pohon pinus dan tebing-tebing hijau yang tersiram cahaya matahari pagi Tidak ada lagi rasa lelah atau aura pucat di wajah adiknya Kulit Sekar merona segar dan rambut lu