Cuplikan Chapter ini
Enam bulan berlalu sejak bayang-bayang kelam Sumpah Wilis sirna dari bumi Dieng Udara pagi di tepian Telaga Warna terasa sejuk dan menenangkan Tidak ada lagi uap sulfur menyengat yang membawa aura teror melainkan wangi tanah basah dan kesegaran air danau yang memancarkan pendar gradasi hijau toska yang amat indah di bawah sinar mentari pagiDi atas meja kayu teras rumah dinas Banyu yang baru di kawasan Balai Konservasi Budaya tertumpuk lembaran-lembaran naskah tebal Banyu sedang merampun