Cuplikan Chapter ini
Hawa panas dari letupan kayu bakar menusuk permukaan kulit Banyu yang sebelumnya membeku Baunya amat berbeda dari bau udara modern yang biasa ia hirup tidak ada aroma jelaga mesin diesel asap apotek atau zat kimia Yang menguar di sekitar Banyu adalah aroma resin pinus terbakar asap kemenyan jawa yang manis membakar tenggorokan serta bau tanah humus murni dari hutan perawan yang belum tersentuh polusiBanyu berusaha menggerakkan jemarinya Tanah di bawah tubuhnya terasa gembur dan hanga