Cuplikan Chapter ini
JIHAN menatap Mamah Linda dengan mata yang sedikit sembab Pertanyaannya meluncur begitu saja seakan selama ini ia hanya menahannya di tenggorokan tanpa benar-benar berani mengungkapkannya Mah boleh Jihan tau apa alasan Ayah ninggalin kita Suaranya lemah hampir berbisik Linda yang sejak tadi duduk dengan tenang di ujung sofa menarik napas pelan Tatapannya jatuh ke meja lalu ke arah putrinya Ada keheningan yang begitu panjang sebelum ia akhirnya membuka suara Jihan Linda mene