Cuplikan Chapter ini
Jihan menghela napas panjang Sudah hampir satu jam ia berada di Bincang Kafe duduk di sudut ruangan dengan secangkir kopi yang kini tinggal setengah Ada sesuatu yang menenangkan di tempat iniaroma kopi yang menguar suara dentingan gelas serta obrolan ringan para pengunjung Entah bagaimana tempat ini memberikan ketenangan yang ia butuhkanNamun pikirannya masih dipenuhi banyak hal Ia tetap di tempatnya menatap kosong ke arah cangkir di depannya Perasaan campur aduk terus menggelayu