Cuplikan Chapter ini
MATAHARI baru saja muncul dari peraduannya menyemburatkan warna jingga keemasan di langit pagi Udara masih terasa sejuk dengan embun yang belum sepenuhnya menguap dari dedaunan Suasana pagi yang seharusnya segar dan penuh semangat itu terasa berbeda bagi JihanIa melangkah keluar dari rumah dengan wajah sedikit lesu Matanya yang biasanya berbinar tampak redup dengan kantung tipis yang mengintip di bawah kelopaknya Rambutnya yang tergerai rapi sedikit tertiup angin pagi namun ia tidak