Cuplikan Chapter ini
REYHAN melirik Jihan yang berdiri diam di dekat pintu kafe wajahnya diterangi lampu jalan yang temaram Tangannya mengusap kedua lengan sesekali menghembuskan napas pelan mungkin mencoba menghalau dingin yang mulai merayap Lo tunggu sini Gue ambil motor dulu oke Ucap Reyhan menatap kedua mata Jihan Jangan ke mana-mana Jihan hanya mengangguk pelan tak banyak berkata Suasana Bincang Kafe mulai sepi Beberapa meja sudah dikosongkan hanya tersisa segelintir pelanggan yang masih te