Cuplikan Chapter ini
Bayeng duduk mematung di teras depan rumah tua peninggalan nenek Mia Sinar dari layar laptop di atas meja kayu di depannya memantul di kacamata bersaing dengan remang lampu teras Di samping perangkat canggih itu segelas kopi yang mulai dingin dan asbak yang penuh menjadi saksi bisu kesibukannya Oban muncul dari teras samping melangkah santai sembari mengunyah apel merah di tangan kanannya Ia menarik kursi rotan di samping meja membuat derit kayu tua itu terdengar jelas di kesunyian ma