Cuplikan Chapter ini
Sinar rembulan purnama jatuh menyentuh permukaan air di jalur irigasi yang tertata rapi mengubah selokan kecil itu menjadi pita perak yang membelah hamparan sawah Di sana seorang laki-laki berjalan santai memecah kesunyian malam dengan derap langkah di pematang Tangan kanannya menggenggam senter menyapu jalur air sementara sebuah cangkul bertengger di pundak kirinya Di pinggangnya terselip sebuah golok sepanjang satu jengkal lima jarisebuah senjata yang lebih sering membelah semak d