Cuplikan Chapter ini
Angin malam mendesis halus serupa bisikan rahasia yang membelai daun-daun jati di hamparan bumi perkemahan Di tengah kegelapan api unggun menari gemulai menciptakan bayangan-bayangan panjang yang terdistorsi di antara selusin tenda yang berdiri renggang Gelak tawa dan petikan gitar akustik memecah keheningan; beberapa pemuda dan pemudi tampak larut dalam harmoni lagu sementara yang lain sibuk dengan aktivitas kecil di sekitar tenda merekaSeorang pemuda melangkah mendekati lingkaran api