Cuplikan Chapter ini
Melihat respon Rahayu diluar dugaan membuat Bima terperangah Terlebih Alana Bagai dihempaskan pada masa lalunya sebagai anak Rahajeng seorang anak dari ekonomi yang sederhana Serasa ditampar bahwa ia tak berhak sekonyong-konyong mengaku sebagai keturunan Birawa Tubuh Alana bergetar Bukan karena dinginnya angin malam Tapi karena sebuah penolakan oleh seseorang yang selama ini ia perjuangkan Melampaui semua itu pemandangan paling asing kini di matanya adalah bibi RahayuBima yang tahu