Cuplikan Chapter ini
Derap langkah kaki Rian bergema nyaring menembus lorong-lorong gelap Rumah Sakit Jiwa Graha Medika Deretan lampu neon panjang di langit-langit berkedip-kedip kusam memancarkan cahaya putih samar yang bergetar redup Setiap kali lampu neon itu berkedip padam selama sepersekian detik bayangan tubuh Rian meliuk-liuk menyeramkan di atas lantai keramik yang tertutup noda darah kering dan ceceran cairan kimia berbau menyengatTangan kirinya yang terbebat kain robekan jaket berdarah makin berdeny