Cuplikan Chapter ini
Suara gemuruh roda besi Kereta Api Argo Mawar yang beradu dengan rel membahana keras menggetarkan lantai peron Stasiun Kota Gerbong demi gerbong berwarna abu-abu keperakan melintas perlahan sebelum akhirnya berhenti sempurna di jalur tiga Udara pagi yang lembap bercampur dengan aroma minyak pelumas dan bau asap mesin kereta yang menyengatRian berdiri mematung di antara kerumunan calon penumpang yang sibuk berdesakan Ponsel pintar di genggaman tangan kanannya terasa amat panas seolah-ola