Cuplikan Chapter ini
Malam itu terasa lebih lama dari biasanya Lampu kecil di dalam rumah Mak Omah menyala redup menciptakan suasana hangat yang menenangkan Di luar angin malam berhembus pelan membawa suara daun yang saling bergesekan Bagas masih di sana Duduk di samping Mak Omah Tidak terburu-buru untuk pulang Seolah waktu bukan lagi sesuatu yang penting bagi mereka Mak Omah menyandarkan kepalanya di bahu Bagas Diam Namun dalam diam itu ada banyak hal yang ia rasakan Gas ucapnya pelan Iya