Cuplikan Chapter ini
Malam itu terasa lebih hangat dari biasanyaBukan karena cuacaBukan juga karena suasana di sekitarTapi karena hati Ari tidak lagi samaIa duduk di tepi tempat tidurnya ponsel di tangan menatap percakapan yang kini terasa begitu hidup Tidak seperti dulu yang hanya berisi pesan satu arahSekarang setiap kata memiliki balasanSetiap perhatian memiliki jawabanDan setiap malam tidak lagi terasa sepi---Beberapa minggu telah berlalu sejak Supiyah mulai membuka dirinyaPercakapan