Cuplikan Chapter ini
Pagi itu terasa berbedaEntah kenapa Ari terbangun lebih cepat dari biasanya Tidak ada mimpi buruk tidak juga suara bising yang mengganggu Tapi ada satu perasaan yang sulit dijelaskanSeperti ada sesuatu yang akan terjadiIa duduk di tepi tempat tidur mengusap wajahnya pelan Lalu seperti kebiasaan yang sudah melekat tangannya langsung meraih ponsel di samping bantalMatanya masih sedikit berat saat layar menyalaNamun dalam hitungan detikRasa kantuk itu lenyap begitu sajaAda