Cuplikan Chapter ini
Hari-hari setelah percakapan malam itu terasa lebih tenangTidak ada lagi perdebatan tentang benar atau salahTidak ada lagi kata-kata yang penuh keraguanAri dan Supiyah memilih satu halMenjalaniPelan-pelanTanpa tekananTanpa tuntutanNamun justru dari ketenangan itulah sesuatu yang lebih besar mulai tumbuh---Pagi itu Ari tersenyum sendiri saat membaca pesan dari SupiyahSudah makan RiPertanyaan sederhana yang kini terasa seperti kebiasaanAri segera membalasSudah