Cuplikan Chapter ini
Malam itu terasa lebih sunyi dari biasanyaBukan karena tidak ada percakapanBukan juga karena tidak ada pesanTapi karena kata-kata yang sudah terucap malam sebelumnya masih menggantung di antara merekaPerasaan yang akhirnya diakuiJustru membawa sesuatu yang baruKeraguan---Supiyah duduk sendiri di ruang tamunyaLampu menyala redupPonsel tergeletak di meja namun sejak tadi ia hanya menatapnya tanpa benar-benar menyentuhPesan terakhir dari Ari masih ada di sanaMasih terba