Cuplikan Chapter ini
Hari itu datang dengan perasaan yang tidak biasaSejak pagi Ari sudah bersiap lebih awal dari biasanya Ia berdiri cukup lama di depan cermin memperhatikan dirinya sendiri Bukan karena ingin terlihat sempurna tapi karena ia ingin memastikan satu halBahwa ia datang dengan kesungguhanIa memilih pakaian yang rapi sederhana tapi bersih Tangannya sempat gemetar kecil saat merapikan kerah bajunyaTenang gumamnya pelanNamun jantungnya tetap berdegup lebih cepat dari biasanyaHari