Cuplikan Chapter ini
Malam itu terasa lebih sunyi dari biasanyaAngin berhembus pelan dari jendela kamar Ari yang sedikit terbuka Lampu kamar redup hanya menyisakan cahaya lembut yang jatuh di wajahnya Di tangannya ponsel masih menyalamenampilkan percakapan terakhir dengan SupiyahPercakapan yang berbeda dari biasanyaLebih dalamLebih jujurDan lebih menyentuh---Beberapa jam sebelumnyaSupiyah akhirnya berceritaTentang hidupnyaTentang kesepiannyaTentang masa lalu yang selama ini ia simpan s