Cuplikan Chapter ini
Letnan Adnan datang menyusul memandang tajam kondisi anggotanya yang kini terbaring di sofa kecil darurat di ruang istirahat barLeo berdiri memegangi rambutnya yang basah oleh keringat Tega banget tante itu Bikin Aiman tumbang beneranRayhan menoleh membuka botol air dan menyodorkannya ke Aiman tanpa sepatah kata Ia hanya melihat sekilas tatapan Aiman yang penuh beban seolah-olah memproses sesuatu yang beratZeno muncul di ambang pintu Target aman Bar juga tetap jalan Penar