Cuplikan Chapter ini
Aiman menatap layar ponsel yang kini berada di tangannya Wajahnya membeku Di dalam galeri tersembunyi tertangkap tiga potret yang nyaris buram namun cukup jelas menunjukkan dirinya Abian dan Rayhan tengah duduk di kedai terbuka dengan minuman merah tersaji Tanggal pengambilan Hari yang sama dengan insiden trukLetnan Adnan berdiri di sisi belakangnya tangan bersilang di dada matanya tajam menembus gambar yang tidak lebih dari bukti digitalTak mungkin ini hanya kebetulan gumam